Minggu, 25 Maret 2012

PENS Tandatangani MOU dengan Telkom untuk Pengembangan Kreativitas

22-March-2012
EEPIS-Online , Perkembangan teknologi informasi semakin hari semakin canggih. Kecanggihan tersebut selaras dengan pertumbuhan industri kreatif. Hal ini terjadi sebagai akibat berkembangnya internet dan media digital yang kian pesat. Kamis pagi (22/03) , Bertempat di teater PENS, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) menandatangani MOU dengan PENS.

Penandatanganan secara resmi di lakukan oleh Direktur PENS, Dadet Pramadihanto  bersama Mustafa Wangsaatmaja, Executive General Manager TELKOM R&D Center.
TandaTanganMoU_PENS.jpg
Mustafa Wangsaatmaja, Kepala Research and Development Telkom menjelaskan bahwa MOU tersebut meliputi area kerja praktek, penelitian bersama, dan wahana kreativitas. Bandung Digital Valley adalah salah satu wahana kreativitas yang dijelaskan. Kegiatan yang juga disaksikan segenap civitas akademika PENS ini sebagai pemicu semangat untuk bisa lebih mengembangkan kreativitas di industri digital dan kreatif. 

"Diharapkan dengan adanya MOU ini lebih memberikan value kepada pengguna. " tegas Mustafa.

Tidak hanya sebatas penandatanganan MOU. Dalam kegiatan ini, diselenggarakan pula kuliah tamu dengan pembicara Mustafa Wangsaatmadja bertemakan Building ICT Competitiveness for Creative Industry Ecosystem in Indonesia. Dalam kuliah, beliau menjelaskan betapa pesatnya industri kreatif di Indonesia. Hal ini juga terus memicu kreativitas anak bangsa.

Meningkatnya penggunaan internet semakin membuka kesempatan bagi user untuk mengakses segala sesuatu dalam skala besar. Memang untuk memperoleh profit di dunia internet agak lama. Apabila pelaku yang bergerak di bidang dunia digital ini jeli dan ulet pasti mampu meraih kesuksesan. Beliau pun menjelaskan beberapa triknya.

"Kalau membuat kreativitas, sifatnya yang massal jangan yang spesifik." jelas Mustafa.

Beliau juga menjelaskan bagaimana pesatnya dan tren perkembangan pasar seluler di Indonesia. Beliau memotivasi agar kedepan dengan adanya MOU ini kreativitas anak bangsa semakin tergali menghadapi tantangan masa depan. Dengan tetap mencari cara agar ketergantungan akan internet tetap terjaga sehingga perkembangan dunia digital semakin canggih.

Selain kuliah tamu, ada pula pameran hasil kreativitas mahasiswa PENS. Diantaranya adalah tentang game development hasil karya mahasiswa. (mel/ryo)

Minggu, 18 Maret 2012

Qoutes 2

Rhapsody Present.. Qoutes 2 (~^-^)~ ~(^-^~)
Qoutes muncul lagi nih.. Semoga g kalah bagus ya, sama Qoutes yg sebelumnya.. :D
Untuk saat ini Qoutes 2 tidak hanya menampilkan tulisan2 yang bagus2 saja.. tapi gambar yang Unyuu Unyuu pula..

















Dan yang paling aku sukai adalah "Colorful Cake" So Yummy.. (>o<)
I Hope, there's Someone give me a cake like "Colorful Cake" when I'm Birthday. HOPE HOPE HOPE..
Ha ha..

Seminar Kewirausahaan dalam rangka Sosialisasi PMW PENS 2012

17-March-2012




EEPIS-Online, Sabtu (17/03) bertempat di theater PENS telah berlangsung kegiatan Seminar Kewirausahaan yang dalam rangka untuk Sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) PENS. Sosialisasi ini merupakan sosialisasi yang ketiga. Saat ini peserta yang mendaftar sebanyak 118 mahasiswa yang terdiri dari berbagai angkatan. Namun, peserta yang hadir pada hari ini kurang lebih hanya 80 mahasiswa.Acara yang dimulai pukul 08.00 dengan pemutaran video dari para pengusaha muda yang kreatif dan innovatif kemudian dibuka oleh Drs. Miftahul Huda selaku Asisten Direktur III PENS, lalu dilanjutkan dengan seminar dan tanya jawab tentang kewirausahaan dengan sosialiasi tentang PMW 2012 dan ditutup dengan pembagian doorprize. Sosialisasi kali ini mengundang pemateri dari Ketua Bidang UKM Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur yaitu Toni Dwi Kurniawan dan Dani Alamsyah selaku perwakilan dari Pop Line Event Organizer.

Pembicara pertama adalah Toni. Beliau memberikan wawasan dan pandangan yang berbeda mengenai bagaimana cara memulai usaha dan mendaki karir di dunia wirausaha. "Perbedaan utama daripada bekerja dengan wirausaha adalah waktu. Kalian calon enterpreneur harusnya berbangga karena anda memiliki waktu yang lebih untuk membuat inovasi-inovasi terbarukan mengenai usaha anda, its unlimited," ujar Toni. Toni juga berpesan agar mahasiswa harus memanfaatkan peluang yang ada, karena enterpreneur di Indonesia jumlahnya masih sedikit.

Acara ini tidak hanya bertujuan untuk mensosialisasikan program PMW saja, karena PMW kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dalam acara ini, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan lebih besar untuk meraih kesuksesan dalam berwirausaha karena PMW kali ini akan bermitra dengan HIPMI. Aturan yang baru yang diterapkan yakni akan diadakannya kunjungan UKM dan ditambahkannya materi diklat, dan pemasaran via online. "Kedepan harapannya ada Lembaga Kewirausahaan yang dikelola oleh mahasiswa sendiri," ujar Dwi Kurnia Basuki selaku perwakilan panitia. Untuk pengumpulan proposal usaha sendiri akan dibuka mulai tanggal 19 Maret - 26 Maret 2012. So prepare your self, the next generation! (ade/sat)

UKKI PENS Adakan Seminar Kesehatan Reproduksi Wanita

17-March-2012


EEPIS-Online (17/03), Kesehatan adalah faktor penentu utama dalam peningkatan kualitas kinerja seseorang, utamanya bagi perempuan. Sebagai mahasiswa dengan pemilik gender yang minoritas di sebuah kampus teknik, perempuan cenderung harus bisa bertahan dalam masa kuliahnya. Mengingat, kuliah di bidang teknik bukanlah hal yang mudah. Tidak menutup mata pula, kuliah di bidang teknik membutuhkan daya tahan tubuh yang tinggi, jika tidak, mungkin seseorang akan tidak mampu bertahan dalam masa kuliahnya. Mahasiswi, sapaan perempuan yang berkuliah, cenderung lebih melupakan masalah kesehatan jika terlalu asyik terlibat didalamnya, termasuk memperhatikan kondisi kondisi vital dalam tubuh mereka.

Penjabaran tersebutlah yang mendasari Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) PENS untuk membuat suatu kegiatan seminar yang bernama Seminar Kesehatan Reproduksi Wanita. Acara yang terselenggara pada hari ini(17/03) bertempatkan di Hall Gedung Baru PENS. Acara yang dihadiri oleh 200 peserta ini merupakan program kerja besar dari UKKI yang pertama kali.

Seminar ini dibawa oleh pembicara dr. Candra Damayanti, Sp.OG. selaku dokter dan juga Ustadzah Endarty Subarianingsih, Skm. Materi yang disampaikan sangat beragam meliputi wawasan tentang wanita, membantu para wanita untuk lebnih menjaga kesehatan. Selain diskusi dan tanya jawab yang disajikan, ada pula sesi games dan penampilan musik islami yang diiringi dengan rebana dari ITS.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini memang penuh gebrakan, pasalnya mereka sudah menjangkau publikasi hingga cakupan area Kota Surabaya. Adapun beberapa perwakilan dari Universitas yang ada di Surabaya seperti Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Sunan Ampel Surabaya.

"Yang terlibat di dalam forum ini khusus wanita saja, untuk lelaki disterilkan," ujar Choirun Nisak, selaku Ketua Pelaksana Seminar ini. Nisak, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa antusiasme peserta terhadap acara ini sangat tinggi. Nisak juga berharap acara ini dapat dilakukan dua bulan sekali, demi peningkatan sumber daya mahasiswi, tentunya dengan materi yang variatif. (sat/ade)

Minggu, 04 Maret 2012

Qoutes

Kali ini aku akan menampilkan qoutes2 bagus.. :D
Ya walaupun beromansa cinta.. Haha..








Ini adalah qoutes yang paling bagus, paling bagus pemandangannya maksudku.. :D Aku harap aku bisa ke jalan tersebut..

Sabtu, 25 Februari 2012

Briefing Peserta PKM Tahun 2012

22-February-2012


EEPIS-OnlineHari ini (22/02) para peserta Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang telah lolos seleksi menghadiri briefing di teater PENS pada pukul 17.00. Acara ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan pengarahan lebih lanjut bagi para peserta. Utamanya, dalam hal pengucuran dana dan kontrak kerja. Drs. Miftahul Huda, MT. selaku Asisten Direktur III PENS menjelaskan bahwa pembagian dana tersebut akan dibagi dalam dua termin. Termin pertama dana akan dibagikan sebesar 70% dan sisanya akan dibagikan pada termin kedua yang dilaksanakan setelah presentasi hasil PKM.
IMG_6278.jpgSebelum pengucuran dana dilakukan, kedua belah pihak akan menandatangani kontrak kerja terlebih dahulu. Kedua belah pihak yang dimaksud yakni dari manajemen PENS dan mahasiswa pelaksana PKM. Kontrak ini berisi tentang peraturan-peraturan yang mengikat kedua belah pihak dalam hal pemberian tugas, pelaksanaan kegiatan, pendanaan, dan administrasi kegiatan.
Tahun ini, proposal PKM dari PENS yang lolos meningkat daripada tahun lalu menjadi 41 proposal. Tak tanggung-tanggung, DIKTI mengucurkan dana dengan total 260 juta rupiah untuk membiayai pelaksanaan PKM. Bidang PKM yang lolos pun sangat bervariasi. Ranah PKM Teknologi (PKM-T) mendominasi dalam daftar PKM yang lolos tahun ini.
Miftahul berharap bahwa PKM yang lolos ini dapat mencapai PIMNAS dan mampu melambungkan nama PENS. Demi mewujudkannya, pihak manajemen PENS akan memberikan beberapa tambahan skill. "Nantinya demi kelancaran dan totalitas dalam presentasi untuk ke tingkat PIMNAS, para peserta PKM akan diberikan ilmu presentasi (publik speaking)," ujarnya. (ade/rob/sat)

Jaga Komunikasi, PENS Undang Wali Murid Ambil Rapor Mahasiswa

18-February-2012
EEPIS-Online, Komunikasi yang terjalin baik selama ini antara Kampus PENS, Manajemen PENS dan Wali Murid tetap terjaga secara berkesinambungan. Hal itulah yang terus dipertahankan dan dijaga oleh PENS bersama dengan wali murid sehingga langkah kebijakan pendidikan yang diambil oleh Direktur dapat memberikan suasana kondusif yang berpihak terhadap kepentingan bersama sehingga timbulnya rasa nyaman, meningkatnya kinerja dosen dan karyawan serta semakin menyenangkannya proses pembelajaran di dalam maupun diluar kelas.
IMG_6226.JPGHari ini (18/02), PENS mengundang seluruh Orang Tua/Wali Mahasiswa/i Tingkat I untuk membagikan rapor hasil belajar selama menjalani proses belajar mengajar di semester I. Acara yang dibuka oleh Ir. Dadet Pramadihanto, M.Eng.Ph.D. selaku Direktur PENS ini digunakan untuk sarana bertukar informasi mengenai pendidikan dan sistem yang ada di PENS dari dan untuk wali murid mahasiswa, begitu pula sebaliknya.
Ida contohnya, salah satu wali murid yang menanyakan mengenai sistem penilaian pada saat perkuliahan baik teori maupun praktik di PENS yang seperti apa. "Untuk sistem penilaian kuliah diserahkan sepenuhnya kepada dosen," jawab Dadet.
Bertempat di Hall Gedung Baru, acara rutin tiap tahunnya ini digunakan pihak manajemen PENS untuk mengajak seluruh undangan untuk beramai-ramai mendaftarkan sanak saudara untuk berkuliah di PENS. Dadet juga mengingatkan kepada seluruh wali murid untuk tetap menjaga dan memotivasi mahasiswa untuk selalu mentaati semua tata tertib yang berlaku di kampus PENS dan konsistensi belajar kembali di rumah dengan pengawasan penuh dari orang tua.
Selanjutnya, Wali Mahasiswa dipersilahkan masuk ke ruang laboraturium dan kelas untuk bertemu dengan Ketua Program Studi masing-masing untuk membagikan rapor hasil prestasi mahasiswa. Mahasiswa yang berhasil meraih peringkat pertama untuk nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di kelasnya akan diberikan beasiswa rangking kelas dari PENS. (sat)

Michael Bubble

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info